JAKARTA — Kemajuan pesat komputer kuantum membawa peluang sekaligus ancaman disrupsi bagi protokol keamanan digital konvensional. Lembaga perbankan nasional kini mulai bergerak proaktif meremajakan sistem enkripsi transaksi keuangan mereka.
Laporan khusus tim analis menunjukkan bahwa perbankan pelat merah bersama Bank Indonesia telah membentuk gugus studi kriptografi modern untuk memigrasikan data sensitif nasabah ke arsitektur tahan-kuantum.
Inisiatif ini menempatkan sektor keuangan Indonesia setara dengan standar perbankan di negara-negara maju seperti Singapura, Jepang, dan Amerika Serikat.