NUSANTARA — Rancangan pembangunan kawasan perkotaan baru di Indonesia menawarkan terobosan baru dalam tata kelola lingkungan global. Mengusung tema Smart Forest City, lebih dari 70% luas area dipertahankan sebagai hutan lindung dan sabuk hijau alami.
Semua bangunan perkantoran diwajibkan menerapkan standar green building berdaya hemat energi, memanfaatkan ventilasi alami, dan mengolah 100% air limbah secara mandiri.
Masyarakat penghuni dimanjakan dengan jaringan transportasi umum listrik otonom dan jalur pedestrian rindang yang menghubungkan setiap sudut hunian dalam radius jalan kaki 10 menit.