KUPANG — Pemerataan akses telekomunikasi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) telah mencapai tonggak sejarah penting. Pemasangan kabel serat optik bawah laut dan jaringan satelit multifungsi kini telah menjangkau lebih dari 98% desa pelosok.
Dampaknya langsung dirasakan para pelajar dan guru yang kini dapat mengakses bahan ajar digital nasional secara cuma-cuma tanpa kendala sinyal.
Puskesmas di pulau-pulau kecil juga kini dapat berkonsultasi daring dengan dokter spesialis di rumah sakit rujukan provinsi melalui layanan telemedicine terintegrasi.